Redaksi Hadis
حَدَّثَنَا
مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ
حَدَّثَنِي ثَابِتُ الْبُنَانِيُّ وَثُمَامَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
مَاتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَجْمَعُ الْقُرْآنَ
غَيْرُ أَرْبَعَةِ أَبُو الدَّرْدَاءِ وَمُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَزَيْدُ بْنُ
ثَابِتٍ وَأَبُو زَيْدٍ قَالَ وَنَحْنُ وَرِثْنَاهُ
Telah menceritakan kepada kami Mu'alla bin
Asad, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Mutsanna ia berkata, telah
menceritakan kepadaku Tsabit Al Bunani dan Tsumamah dari Anas bin Malik ia
berkata, Nabi wafat, sementara beliau belum mengumpulkan Al-Qur'an kecuali oleh
empat orang, yaitu Abu Darda, Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit dan Abu Zaid.
la berkata, Dan kami akan mewarisinya.
Takhrij Hadis:
- Shahih Bukhari, Bab Al-Qur'an Min Ash-Habi Al-Nabi Saw., no.5004.
- Shahih Muslim, Bab Min Fadhaaili Abi Ibnu Ka'ab, no.2465.
- Jami' At-Tirmidzi, Bab Manaakib Mu'adz Ibnu Jabal,Wazaid Ibnu Tsabit, Wa Abi 'Ubaidah Ibnu Al-Jaraah, no.3794.
- Musnad Ahmad, Dalam Musnad Anas Bin Malik Ra., no.13441 dan 13942.
Kandungan Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik melalui jalur periwayatan yang sahih, dan menyebutkan bahwa ketika Nabi Muhammad ﷺ wafat, hanya empat orang sahabat yang telah menghimpun (menghafal dan mengumpulkan) Al-Qur'an secara lengkap, yaitu:
- Abu Darda'
- Mu’adz bin Jabal
- Zaid bin Tsabit
- Abu Zaid
Anas bin Malik menambahkan, “ Dan kami mewarisinya,” yang menunjukkan bahwa para sahabat lain kemudian juga mempelajari dan menghimpun Al-Qur’an setelah wafatnya Nabi ﷺ.
Makna dan Hikmah:
- Hadis ini menunjukkan bahwa pada masa wafatnya Nabi ﷺ, belum banyak sahabat yang menghimpun Al-Qur’an secara lengkap dalam hafalan.
- Ini menjadi salah satu dalil pentingnya kodifikasi Al-Qur’an yang kemudian dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar dan disempurnakan pada masa Utsman bin Affan.
- Menunjukkan keutamaan para sahabat yang disebutkan dalam hadis ini sebagai penghafal Al-Qur’an.
- Frasa “ kami mewarisinya” menunjukkan kelanjutan tradisi ilmu dan hafalan Al-Qur’an di kalangan generasi sahabat dan tabi’in.