REDAKSI HADIS
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ وَالضَّحَّاكُ الْمَشْرِقِيُّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ
الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ
الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ وَقَالُوا أَيُّنَا يُطِيقُ
ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ ثُلُثُ
الْقُرْآنِ
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh, telah
menceritakan kepada kami bapakku, telah menceritakan kepada kami Al A'masy,
telah menceritakan kepada kami Ibrahim dan Adl Dlahak Al Masyriqi dari Abu
Sa'id Al Khudri radhiallahu'anhu, ia berkata, Nabi ﷺ bersabda kepada para sahabatnya, "Apakah salah seorang
dari kalian tidak mampu bila ia membaca sepertiga dari Al-Qur'an pada setiap
malamnya?" dan ternyata para sahabat merasa kesulitan seraya berkata,
"Siapakah di antara kami yang mampu melakukan hal itu wahai
Rasulullah?" maka beliau pun bersabda, "ALLAHUL WAAHID ASH SHAMAD
(maksudnya surah Al-ikhlash) nilainya adalah sepertiga Al-Qur'an."
1.
Ṣaḥīḥ al-Bukhārī,Kitab: Faḍā’il al-Qur’ān , Bab Qul huwa Allāhu Aḥad ‘adlu
thuluth al-Qur’ān No. hadis: 5015
2.
Ṣaḥīḥ Muslim, Kitab: Ṣalāt al-Musāfirīn wa Qaṣruhā, Bab: Faḍl Qul huwa
Allāhu Aḥad wa annahā ta‘dilu thuluth al-Qur’ān
No. hadis: 811
3.
Sunan al-Tirmidhī, Kitab: Faḍā’il al-Qur’ān ,Bab: Mā jā’a fī annā qul huwa
Allāhu Aḥad ta‘dilu thuluth al-Qur’ān
No. hadis: 2895
4.
Sunan al-Nasā’ī Kitab: al-Iftitāḥ, Bab: Faḍl Qul huwa Allāhu Aḥad No. hadis: 996
5.
Musnad Aḥmad ibn Ḥanbal, Riwayat dari Abu Sa‘īd al-Khudrī r.a. No. hadis: 11089
1.
Kemudahan ibadah: Rasulullah ﷺ memberikan jalan yang lebih ringan bagi umatnya untuk
memperoleh pahala besar, yaitu dengan membaca surah al-Ikhlāṣ.
2.
Keutamaan surah al-Ikhlāṣ: Surah
ini mengandung inti pokok aqidah Islam, yaitu tauhid (mengesakan Allah). Karena
itu, nilainya sebanding dengan sepertiga al-Qur’an.
3.
Tauhid sebagai inti ajaran: Al-Qur’an secara garis besar membahas tiga
hal: Tauhid (mengenal Allah dan sifat-Nya).
Syariat (hukum-hukum dan ibadah).
Kisah/ibrah (cerita umat terdahulu sebagai pelajaran).
4.
Surah al-Ikhlāṣ mencakup bagian tauhid, sehingga disebut sepertiga
al-Qur’an.
5.
Motivasi membaca al-Qur’an: Hadis ini mendorong umat Islam untuk senantiasa
membaca al-Qur’an, meskipun sedikit, karena setiap bacaan memiliki nilai dan
keutamaan besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar