Redaksi Hadis
حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ يَعْرِضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً فَعَرَضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ وَكَانَ يَعْتَكِفُ كُلَّ عَامٍ عَشْرًا فَاعْتَكَفَ عِشْرِينَ فِي الْعَام الَّذِي قُبِضَ فِيهِ
Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Yazid, telah menceritakan kepada kami Abu Bakr dari Abu Hushain dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata, "Biasa Jibril mengecek bacaan Al-Qur'an Nabi ﷺ sekali pada setiap tahunnya. Namun pada tahun wafatnya Rasulullah ﷺ, Jibril melakukannya dua kali. Dan beliau Rasulullah ﷺ beriktikaf sepuluh hari pada setiap tahunnya. Sedangkan pada tahun wafatnya, beliau beriktikaf selama dua puluh hari."
- Shahih Bukhari, Bab Kaana Jibril Ya'ridhu Al-Qur'an 'Alaa Nabi, juz 6, no.4998, hal.186.
- Sunan Abi Daud, Bab Aina Yakuunu Al-I'tikaf, no.2466.
- Sunan Ibnu Majah, Bab Maa Ja'a fii Al-I'tikaf, no.1769.
- Musnad Ad-Darimi, Bab I'tikafu An-Nabi saw, no.1820.
- Musnad Ahmad, Dalam Musnad Abi Hurairah R.a, no.8435,8662,9190 dan 9212.
Kandungan Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, dan mengandung informasi penting tentang kebiasaan Nabi Muhammad ﷺ di bulan Ramadan, khususnya pada tahun terakhir sebelum wafatnya.
- Mudarasah Al-Qur’an Tahunan: Setiap tahun, Nabi ﷺ memperdengarkan (menyimak dan mengulang) Al-Qur’an kepada Malaikat Jibril sekali dalam bulan Ramadan.
- Peristiwa Istimewa di Tahun Wafatnya: Pada tahun wafatnya, Nabi ﷺ memperdengarkan Al-Qur’an kepada Jibril dua kali, bukan sekali seperti biasanya. Ini dipahami oleh sebagian sahabat sebagai isyarat bahwa ajal beliau telah dekat.
- I’tikaf Dua Puluh Hari: Nabi ﷺ biasa beri’tikaf selama sepuluh hari terakhir Ramadan setiap tahun. Namun, pada tahun wafatnya, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari, menunjukkan peningkatan intensitas ibadah di akhir hayatnya.
- Keutamaan mudarasah Al-Qur’an di bulan Ramadan, yaitu memperbanyak membaca dan menyimak Al-Qur’an.
- Pentingnya i’tikaf sebagai bentuk penguatan hubungan dengan Allah, terutama di bulan suci.
- Kesiapan spiritual Nabi ﷺ menjelang wafat, yang tercermin dari peningkatan ibadah beliau.