Redaksi Hadis
حَدَّثَنَا
بِشْرُ بْنُ آدَمَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ
أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَارِئا يَقْرَأُ مِنْ اللَّيْلِ فِي الْمَسْجِدِ
فَقَالَ يَرْحَمُهُ اللَّهُ لَقَدْ أَذْكَرَنِي كَذَا وَكَذَا آيَةً أَسْقَطْتُهَا
مِنْ سُورَةِ كَذَا وَكَذَا
Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin
Adam, telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir, telah mengabarkan kepada
kami Hisyam dari bapaknya dari Aisyah radhiallahu'anha, ia berkata, Pada suatu
malam, Nabi mendengar seseorang membaca Al-Qur'an di dalam Masjid, maka beliau
pun bersabda, "Semoga Allah merahmatinya, sungguh ia telah mengingatkanku
ayat ini dan ini, yakni ayat yang telah aku gugurkan dari
surat ini dan ini"
Takhrij Hadis:
- Shahih Bukhari no.5042
- Shahih Muslim no.788
- Sunan Abi Daud no.3970
- Musnad Ahmad no. 25069
Kandungan Hadis:
- Nabi ﷺ mengakui bahwa beliau sempat melupakan sebagian ayat, lalu teringat kembali setelah mendengar bacaan orang lain. Ini menunjukkan bahwa lupa adalah sifat manusiawi, termasuk pada Nabi, tanpa mengurangi kemaksuman beliau dalam menyampaikan wahyu.
- Lelaki yang membaca di malam hari di masjid tidak hanya mendapat pahala, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain, termasuk Nabi ﷺ sendiri.
- Nabi ﷺ mendoakan: "يَرْحَمُهُ اللَّهُ" (semoga Allah merahmatinya) menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an bisa menjadi sebab turunnya rahmat, apalagi jika bermanfaat bagi orang lain.