Sabtu, 10 Januari 2026

7.KEINDAHAN SUARA ABU MUSA AL-ASY'ARI DALAM MEMBACA AL-QUR'AN

 Redaksi Hadis

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ حَدَّثَنَا بُرَيْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ جَدِّهِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا أَبَا مُوسَى لَقَدْ أُوتِيتَ مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammd bin Khalaf Abu Bakr, telah menceritakan kepada kami Abu Yahya Al Himmani, telah menceritakan kepada kami Buraid bin Abdulla bin Abu Burdah dari kakeknya, Abu Burdah dari Abu Musa radhiallahu'anhu, dari Nabi, beliau bersabda kepadanya, "Wahai Abu Musa, sesungguhnya engkau telah diberi Mizmar (seruling) dari Mazaamir (seruling) -nya keluarga Daud."

Takhrij Hadis:

  1. Shahih Bukhari no.5048
  2. Shahih Muslim no.793
  3. Jami' At-Tirmidzi no.3855
Kandungan Hadis:

1. Pujian Rasulullah ﷺ kepada Abu Musa:

Rasulullah ﷺ memuji suara indah Abu Musa al-Asy‘ari dalam membaca Al-Qur’an dengan bersabda:
"Wahai Abu Musa, sungguh engkau telah diberi mizmar (suara merdu) dari mazamir (alat musik) keluarga Dawud."

2. Makna “Mizmaran min Mazāmīr Āli Dāwūd”:
  • “Mizmar” secara bahasa berarti seruling atau alat musik tiup, namun dalam konteks ini bermakna suara yang merdu dan menyentuh hati.
  • “Mazamir Āli Dāwūd” merujuk pada keindahan suara Nabi Dawud ‘alaihis-salām dalam melantunkan zikir dan pujian kepada Allah, yang sangat menyentuh hati dan membuat makhluk ikut bertasbih.
3. Keutamaan Membaca Al-Qur’an dengan Suara Merdu:
  • Hadis ini menunjukkan bahwa memperindah suara saat membaca Al-Qur’an adalah sunnah dan sangat dianjurkan.
  • Suara yang merdu dalam membaca Al-Qur’an dapat menyentuh hati dan meningkatkan kekhusyukan.
4. Adab dan Spiritualitas:
  • Rasulullah ﷺ sendiri menikmati dan mengapresiasi bacaan Al-Qur’an yang indah dari para sahabatnya.
  • Ini menunjukkan bahwa keindahan suara adalah anugerah, dan dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah jika digunakan dalam kebaikan.
Hadis ini menjadi dalil penting dalam ilmu tilawah dan adab membaca Al-Qur’an, serta menunjukkan penghargaan Nabi ﷺ terhadap keindahan dalam ibadah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1. KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AL-IKHLAS DAN KEMUDANYA DALAM MEMPEROLEH PAHALA BESAR SETARA SEPERTIGA MALAM Al-QUR'AN

  REDAKSI HADIS حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ وَالضَّحَّاكُ الْمَشْرِقِيُّ ع...