Redaksi Hadis
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ عَنْ عَبِيدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ قُلْتُ آقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ إِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh bin Ghiyats, telah
menceritakan kepada kami bapakku dari Al A'masy ia berkata, telah menceritakan
kepadaku Ibrahim dari Abidah dari Abdullah radhiallahu'anhu, ia berkata, Nabi ﷺ pernah bersabda
padaku, "Bacakanlah Al-Qur'an untukku." Aku pun berkata, "Apakah
aku akan membacakan untuk Anda, padahal ia diturunkan kepada Anda?" beliau
bersabda, "Sesungguhnya aku suka untuk mendengarnya dari orang lain."
Takhrij Hadis:
- Shahih Bukhari no.5049
- Shahih Muslim no.800
- Sunan Abi Daud no.3668
- Jami' At-Tirmidzi no.3025
- Sunan Ibnu Majah no.4194
- Musnad Ahmad no.3550
- Hadis ini menunjukkan bahwa meskipun Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi ﷺ, beliau tetap senang mendengarnya dari orang lain.
- Ini menjadi dalil bahwa mendengarkan bacaan Al-Qur’an dari orang lain adalah amalan yang dianjurkan dan dapat menambah kekhusyukan serta penghayatan.
- Juga menunjukkan kerendahan hati Nabi ﷺ dan kecintaan beliau terhadap Al-Qur’an.
- Kita dianjurkan untuk saling membacakan dan mendengarkan Al-Qur’an.
- Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dari orang lain bisa menjadi sarana tadabbur dan memperdalam pemahaman serta kecintaan terhadap wahyu Allah.
- Shahih al-Bukhari, Kitab Fadhā’il al-Qur’ān (Keutamaan Al-Qur’an), Bab: Nabi ﷺ Suka Mendengarkan Al-Qur’an dari Orang Lain, Nomor Hadis: 5049
- Shahih Muslim, Kitab Ṣalāt al-Musāfirīn wa Qaṣrihā, Bab: Anjuran Membaca dan Mendengarkan Al-Qur’an, Nomor Hadis: 800
Tidak ada komentar:
Posting Komentar